Auto Review
El Mayka Dipersiapkan Sebagai Generasi Ketiga Keluarga Sungkar Lewat Program The Legend Continues

Autoplus.id, Jakarta — Keluarga Sungkar menjadi bagian penting dalam sejarah motorsport Indonesia dimulai dari Helmy Sungkar sebagai generasi pertama, kemudian diteruskan Rifat Sungkar dan Rizal Sungkar yang sukses mengharumkan nama Indonesia di berbagai ajang balapan baik di dunia reli nasional maupun internasional, drifting maupun sprint offroad.
Kini estafet tersebut mulai dipersiapkan untuk generasi ketiganya dengan menampilkan El Mayka Sungkar melalui Program yang bertajuk The Legend Continues dimana Rifat Sungkar memulai perjalanan panjang dalam membentuk El Mayka sebagai pembalap masa depan.
Program ini bukan sekadar pelatihan balap, melainkan roadmap pembinaan karakter, mental, disiplin, serta nilai-nilai kehidupan yang selama ini menjadi fondasi keluarga Sungkar di dunia motorsport.
Dalam menjalankan program ini Rift mendapat dukungan dari Telkomsel 5G untuk memastikan proses latihan berjalan dengan optimal.
Pada tahun pertama program The Legend Continues yang dimulai pada tahun 2025 telah memberikan landasan awal yang memuaskan, dan di tahun 2026 program akan berlanjut dengan berbagai perencanaan yang lebih matang, termasuk pemanfaatan teknologi terkini untuk mendukung proses pembinaan El Mayka.
“The Legend Continues bukan program untuk menciptakan tekanan kepada El Mayka agar menjadi seperti saya. Ini adalah perjalanan untuk memperkenalkan nilai, disiplin, kerja keras, dan rasa hormat terhadap proses. Saya ingin dia memahami bahwa menjadi pembalap bukan hanya soal kecepatan, tetapi juga tentang karakter dan tanggung jawab,” ujar Rifat Sungkar di acara presscon yang bertempat di Goods Diner Ratu Plaza Jakartapada Selasa (2/6).

Program The Legend Continues dirancang dalam lima fase pembinaan jangka panjang yang akan dijalani El Mayka sejak usia 11 tahun hingga 17 tahun. Pada Fase pertama yakni Foundation di tahun 2025 – 2026 menjadi tahap awal El Mayka mengenal dunia reli sebagai navigator dan learner.
Pada fase ini El Mayka mulai belajar membaca pace note, navigasi, membangun komunikasi di bawah tekanan, hingga memahami disiplin dan tanggung jawab sebagai bagian dari sebuah tim balap.
Fase kedua Transition di tahun 2027 El Mayka mulai diarahkan mengikuti kompetisi junior kelas pemula, dengan fokus utama bukan mengejar kemenangan, melainkan membangun pengalaman, konsistensi, dan adaptasi menuju pembalap yang lebih mandiri.
Fasa ketiga Development di tahun 2028 – 2029 di tahap ini kemampuan teknik, strategi balap, kerja tim, serta mental bertanding El Mayka akan diuji di level nasional junior. Pada fase ini, ia juga mulai diarahkan untuk membangun identitasnya sendiri sebagai pembalap muda.
Sedangkan Fase Empat Preparation di tahun 2030 El Mayka mulai memasuki persiapan profesional sebagai advanced driver, dimana tanggung jawab sebagai atlet akan semakin besar, termasuk penguatan leadership dan relasi profesional dalam dunia motorsport.
Puncaknya pada Fase Continuation di tahun 2031 El Mayka sudah diproyeksikan siap bersaing di level nasional maupun internasional junior sebagai independent racer yang membawa nilai-nilai keluarga Sungkar dengan caranya sendiri.
Bagi Rifat proses ini bukan tentang menciptakan “Rifat Sungkar berikutnya”, melainkan memberi ruang bagi El Mayka untuk tumbuh sesuai jalannya sendiri.





























