Connect with us

Auto Review

Kemenperin Kembali Dukung Pertumbuhan Industri Otomotif Melalui GIIAS 2026

Autoplus.id, Jakarta – Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO) mengapresiasi berbagai langkah yang telah dilakukan Pemerintah Republik Indonesia, khususnya Kementerian Perindustrian, dalam mendukung pertumbuhan serta menjaga keberlangsungan industri otomotif Indonesia.

Dengan berbagai tantangan yang dihadapi industri otomotif Indonesia sejak beberapa tahun ke belakang, GAIKINDO memandang pemerintah tidak pernah alpa dalam memberikan dukungan, lewat berbagai program, kebijakan, dan insentif yang telah diterapkan untuk menangani semua isu industri otomotif, mulai dari kondisi global Covid-19, hingga isu perkembangan teknologi, seperti kehadiran kendaraan berbasis listrik.

Sehubungan dengan berkembangnya berbagai pandangan mengenai perhatian pemerintah terhadap industri otomotif Jepang, GAIKINDO memandang penting untuk melihat secara menyeluruh berbagai kebijakan yang telah dijalankan pemerintah selama ini.

Ketua Harian sekaligus Ketua Penyelenggara Pameran dan Konferensi GAIKINDO, Anton Kumonty menyampaikan bahwa hubungan antara pemerintah dan industri otomotif selama ini dibangun melalui komunikasi yang terbuka serta dukungan kebijakan yang berkesinambungan.

“GAIKINDO melihat pemerintah, khususnya Kementerian Perindustrian, telah menunjukkan komitmen yang konsisten dalam mendukung industri otomotif nasional. Berbagai kebijakan yang diterapkan, mulai dari pemberian fasilitas investasi, insentif fiskal, hingga forum dialog yang rutin dengan pelaku industri, merupakan bentuk nyata upaya pemerintah dalam menjaga daya saing industri otomotif Indonesia sekaligus memberikan kepastian bagi seluruh investor,” ujar Anton.

GAIKINDO mencatat salah satu bentuk dukungan yang diberikan pemerintah adalah pemberian fasilitas User Specific Duty-Free Scheme (USDFS) yang telah dimanfaatkan oleh berbagai perusahaan otomotif, selama periode Juli 2008 hingga Desember 2025, realisasi impor melalui skema ini mencapai sekitar 8,25 juta ton dengan nilai sekitar USD 800 miliar.

Dari 74 perusahaan pengguna fasilitas tersebut, sebanyak 57 merupakan perusahaan otomotif. Fasilitas ini memberikan pembebasan bea masuk atas impor bahan baku dan komponen yang belum dapat diproduksi di dalam negeri sehingga mampu meningkatkan efisiensi biaya produksi dan memperkuat daya saing industri.

Kebijakan dari pemerintah yang sangat membatu industri otomotif Indonesia adalah diberlakukannya kebijakan PPN Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) untuk mendorong pemulihan industri otomotif nasional.

Kebijakan tersebut dimanfaatkan oleh hampir seluruh merek kendaraan bermotor yang diproduksi di Indonesia, seperti Toyota, Daihatsu, Honda, Mitsubishi, Suzuki, Nissan, dan Isuzu, sesuai ketentuan tingkat komponen dalam negeri (TKDN).

Insentif tersebut terbukti mampu menjaga permintaan domestik, mempertahankan utilisasi pabrik, serta mendukung keberlangsungan lapangan kerja di sektor otomotif.

Komitmen pemerintah juga tercermin melalui pelaksanaan Program Low Carbon Emission Vehicle (LCEV) yang diatur dalam Peraturan Menteri Perindustrian Nomor 36 Tahun 2021.

Berbagai perusahaan otomotif nasional menjadi peserta aktif dalam program ini, baik pada kategori Low Cost Green Car (LCGC), Hybrid Electric Vehicle (HEV), maupun Battery Electric Vehicle (BEV).

Implementasi program tersebut telah mendorong investasi baru, pengembangan kendaraan elektrifikasi, serta peningkatan penggunaan komponen dalam negeri.

Selain dukungan melalui kebijakan dan insentif, pemerintah juga secara rutin menyelenggarakan berbagai forum komunikasi strategis antara pemerintah dan para prinsipal perusahaan otomotif, asosiasi industri, dan pelaku usaha.

“Keberhasilan industri otomotif nasional sangat bergantung pada kolaborasi yang erat antara pemerintah dan seluruh pelaku industri. Salah satu bentuk forum komunikasi yang secara rutin diselenggarakan adalah dialog bersama antara Indonesia dan Jepang yakni Indonesia–Japan Automobile Dialogue dan Biofuel Co-Creation Task Force Meeting,” ungkap Anton.

Menurutnya, forum yang terakhir kali berlangsung pada tahun 2025 tersebut menghasilkan solusi yang positif dengan pembentukan Working Group on Biofuel Co-Creation Task Force sebagai langkah konkret mempercepat pengembangan dan implementasi biofuel di Indonesia.

Published

on

Auto Review11 hours ago

Kazuto Azuma Dan Guntur Harling Per Oktober 2026 Jabat Direktur Sales & Marketing Division PT MMKSI

Keunggulan Daihatsu Terios Varian R dengan Transmisi Manual
Uncategorized17 hours ago

Keunggulan Daihatsu Terios Varian R dengan Transmisi Manual

Berita19 hours ago

TGRI Pertahankan Gelar Juara Nasional Rally & Sprint Rally 2025–2026 bersama GR Yaris Rally2

Auto Review1 day ago

Nikmati Potongan Langsung Hingga Rp 6.000.000,- Untuk Setiap Pembelian Motor Listrik Polytron EV Di GIIAS Semarang 2026

Auto Review4 days ago

HMSI Bersama PMA Adakan Mini gathering Agar Lebih Dekat Dan Dengarkan Langsung Kebutuhan Pelanggan

Aksesoris4 days ago

Vespa LX 150 Hadir Dengan Lima Pilihan Warna Sesuai Karakter Ceria Hingga Elegan

Auto Review5 days ago

Indomobil e-Motor Dukung JSR 2026 Pertemukan Pelari, Komunitas, Atlet Dan Talenta Muda Dengan Tyranno

Auto Review6 days ago

The All-New Lexus ES Bukan Sekadar Nyaman, Kini Lebih Menyenangkan Dikemudikan

Auto Review6 days ago

Geely Mulai Produksi EX5 EM-i di Brasil, EX2 Menyusul Desember 2026

Auto Review7 days ago

Bukan Cuma Buat Jalan Jalan, DFSK E5 Plus Jadi Sumber Listrik Saat Beraktivitas

Auto Review7 days ago

Lintasan KITB Menjadi Ujian Bagi Team SWRT Di Putaran Keempat Kejurnas Sprint Rally 2026

Auto Review7 days ago

Suzuki Hadirkan Tiga Program Layanan Purnajual Pasca Gempa

Auto Review1 week ago

Wamenperin RI Faisol Riza Resmi Membuka Pameran Automechanika Jakarta 2026

Auto Review1 week ago

58 Ribu Kilometer Tak Membuat Agus Kapok Membeli Mitsubishi Xpander Cross Lagi

Auto Review1 week ago

Diajang Automechanika Jakarta 2026 Putra Jaya Motor Berharap Temukan Distributor Dan Mitra Bisnis Untuk Perluas Pemasaran

Berita1 week ago

Diajang Automechanika Jakarta TRAD Hadir Bawa Edukasi Suku Cadang Asli dan Palsu

Auto Review1 week ago

Hella Perkenalkan Kampas Rem Keramik Premium Untuk Berbagai Aplikasi Kendaraan Di Asia Khususnya Indonesia

Auto Review1 week ago

GS Astra EV Meluncur Diajang Automechanika Jakarta Dukung Teknologi Elektrifikasi Menjadi Bagian Perjalanan Industri Otomotif

Auto Review2 weeks ago

Mitsubishi Miliki 3 Fitur Yang Bikin BBM Efisien, Simak Penuturannya

Auto Review2 weeks ago

Cek Mitsubishi Anda Setelah Dipakai Liburan Agar Kembali Siap Menjalankan Fungsi Sebagai Kendaraan Harian

Auto Review2 weeks ago

HINO Hadirkan Program Tenda Ramah Anak Guna Pemulihan Gempa NTT

Berita2 weeks ago

Bosch Indonesia Berkolaborasi Dengan PNJ Persiapkan Talenta Vokasi Yang Siap Hadapi Tuntutan Industri 4.0

Auto Review2 weeks ago

Permata Bank GAIKINDO Auto Week 2026 Pameran Otomotif Akhir Tahun Yang Diselenggarakan Serentak Di 10 Kota

Auto Review2 weeks ago

PT WMS Ajak Konsumen Loyal Seru-Seruan Di Hari Pelanggan Nasional 2026

Uncategorized2 weeks ago

GWM ORA 5 Dan GWM TANK 300 Raih Dua Penghargaan Bergengsi di TADA 2026