Connect with us

Auto Review

Ducati Luncurkan Desmo450 EDS Berbekal Teknologi Katup Desmodromic Khusus Untuk Kompetisi Enduro

Autoplus.id, Bologna — Ducati Desmo450 EDS merupakan sepeda motor enduro pertama yang diproduksi pabrikan Borgo Panigale dan merupakan satu-satunya motor di kelasnya yang dibekali teknologi katup Desmodromic dan dikembangkan khusus untuk medan serta kompetisi enduro.

Kuda besi ini sangat efektif, cepat, dan mudah dikendarai, baik oleh pembalap profesional maupun pengendara amatir berkat karakter penyaluran tenaga mesinnya serta sistem suspensi yang dikembangkan dengan masukan dari juara dunia multiple, Antoine Meo.

Motor yang sudah dilengkapi dengan racing kit dari dealer resmi ini hadir dengan sistem kontrol traksi yang sepenuhnya baru di dunia enduro lahir dari visi yang jelas yakni mencerminkan semangat teknologi dan kompetisi.

Ducati Desmo450 EDS hadir di jalur-jalur setapak dan medan off-road tempat olahraga enduro pertama kali berkembang di lingkungan yang penuh tantangan tak terduga, dengan kondisi medan yang terus berubah dan setiap meter perjalanan yang harus ditaklukkan.

Enduro merupakan disiplin balap yang unik, menuntut daya tahan, kendali, dan fleksibilitas yang tinggi. Karena itu, kegiatan balap ini membutuhkan sepeda motor yang dirancang secara khusus untuk memenuhi karakteristik dan tuntutannya.

Para insinyur Ducati memulai pengembangan dari basis teknis Desmo450 MX, lalu memodifikasi dan menyempurnakan berbagai solusi serta komponen untuk menciptakan motor yang efektif menghadapi perjalanan jarak jauh, medan yang lebih kompleks dan beragam, serta tantangan yang berbeda.

Velg baru berukuran 21″ di depan dan 18″ di belakang dipadukan dengan ban Metzeler Six Days Extreme, memberikan stabilitas, traksi, dan presisi optimal di berbagai jenis permukaan.

Tangki bahan bakar baru berkapasitas 8,5 liter, yang terpasang pada rangka perimeter aluminium, meningkatkan jarak tempuh untuk perjalanan yang lebih panjang tanpa mengorbankan ergonomi. Hal ini dimungkinkan berkat desain tangki yang lebih ramping pada bagian atas, serta panel samping dan jok yang telah didesain ulang. Tangki transparan tersebut juga memungkinkan pengendara memeriksa level bahan bakar secara sekilas, sebuah fitur penting bagi motor enduro.

Dengan menggendong mesin satu silinder dengan sistem katup desmodromik telah dirancang ulang secara menyeluruh untuk memaksimalkan torsi serta menghasilkan penyaluran tenaga yang lebih halus, sehingga meningkatkan kontrol dan presisi saat berkendara.

Sistem pendingin yang dilengkapi kipas elektrik turut meningkatkan konsistensi performa dan keandalan motor, bahkan dalam kondisi enduro yang paling ekstrem. Dalam dunia enduro, perlindungan bukan sekadar aksesori, melainkan harus menjadi bagian integral dari desain motor.

Karena itu, Desmo450 EDS hadir sebagai standar dengan paket perlindungan lengkap yang dirancang khusus untuk kebutuhan enduro. Pelindung tangan (hand guard), pelindung mesin (engine guard), serta penutup kopling dan alternator khusus berfungsi melindungi komponen-komponen yang paling rentan terhadap benturan, gesekan, dan abrasi saat melintasi medan berat.

Bagian fairing depan mengintegrasikan unit lampu depan LED khusus yang terinspirasi dari motor superbike Ducati, memberikan Desmo450 EDS tampilan khas yang selaras dengan identitas desain merek Ducati. Panel instrumen LCD menyajikan seluruh informasi yang dibutuhkan pengendara selama menjelajahi jalur dan medan off-road.

Rangka Desmo450 EDS berbasis pada rangka perimeter aluminium milik Desmo450 MX, yang kemudian dikembangkan lebih lanjut dengan melakukan penyesuaian pada dudukan mesin untuk mencapai tingkat kekakuan yang tepat bagi kebutuhan enduro.

Desain rangka ini menghasilkan struktur yang ringan dengan bobot kurang dari 9 kg, sekaligus memungkinkan mesin memiliki saluran masuk dan saluran buang yang selurus mungkin untuk mencapai performa maksimal.

Rangka Desmo450 EDS terdiri dari 11 bagian sekitar setengah dari jumlah pada para pesaingnya dan tersusun dari elemen hasil pengecoran (cast), tempa (forged), dan ekstrusi (extruded). Bagian depan, yang menghubungkan kepala kemudi (steering head) dengan dudukan atas suspensi belakang, merupakan satu elemen hasil pengecoran tunggal. Teknologi konstruksi ini, yang juga digunakan Ducati pada rangka Superbike-nya, memungkinkan kontrol penuh terhadap ketebalan material, sehingga hanya menggunakan material yang benar-benar diperlukan di setiap titik, serta memungkinkan terciptanya bentuk-bentuk kompleks tanpa mengorbankan bobot maupun kekuatan.

Desmo450 EDS kembali menegaskan kerja samanya dengan produsen asal Jepang Showa untuk sektor suspensi serta kerjasamanya dengan test rider Ducati Antoine Meo juara dunia enduro beberapa kali dan Juara Supercross Eropa untuk mengembangkan model suspensi depan pertamanya yang secara khusus ditujukan bagi disiplin ini.

Dengan diameter batang suspensi depan 49 mm, jarak main (travel) 310 mm serta pegas yang lebih lembut dibanding yang digunakan pada Desmo450 MX, suspensi depan ini menawarkan kemampuan lebih baik dalam meredam guncangan seperti batu dan akar yang umum ditemui dalam enduro serta meningkatkan rasa percaya diri saat memasuki tikungan dan kontrol yang lebih baik pada bagian lambat dan teknis.

Sistem pengereman memilih Brembo, yang bersama-sama sedang mengembangkan sistem pengereman untuk motocross, seperti yang telah dilakukan selama bertahun-tahun pada motor jalan raya.
Bagian depan menggunakan kaliper floating dua piston, sementara bagian belakang menggunakan kaliper satu piston. Cakram rem Galfer berukuran 260 mm di depan dan 240 mm di belakang; kampas remnya dirancang khusus dengan mempertimbangkan kebutuhan modulasi spesifik dalam berkendara enduro.

Mesin satu silinder pada 450 EDS menawarkan penyaluran tenaga yang halus, progresif, dan selalu mudah dikendalikan, dipadukan dengan akselerasi keseluruhan yang sangat baik serta respons yang tepat saat membuka gas. Motor ini sangat ideal untuk menghadapi bagian lintasan segmen lambat, rintangan alam, dan tanjakan teknis, namun juga mampu melaju cepat pada lintasan khusus lurus yang cepat serta uji cross-country.

Hal ini dimungkinkan berkat katup gas (throttle body) berukuran 42 mm (bukan 44 mm), camshaft khusus, piston dengan rasio kompresi lebih rendah, sistem knalpot yang dirancang khusus, serta unit stang leher (connecting rod) dengan inersia lebih besar, terutama pada bagian poros engkol (crankshaft) dan flywheel.

Mesin mendapatkan perlindungan yang lebih efektif dari benturan dengan rintangan khas enduro berkat penutup katup, pengapian, dan kopling berbahan aluminium, yang lebih kuat dibandingkan material magnesium yang digunakan pada 450 MX.

Kopling membutuhkan tenaga yang lebih ringan dibandingkan pada motor cross-country, sehingga mengurangi kelelahan pengendara. Sementara itu, transmisi (gearbox) memiliki enam percepatan dengan rasio yang disesuaikan khusus untuk enduro.

Sistem distribusi desmodromic memberikan kontribusi penting terhadap tujuan ini yang memungkinkan mesin memiliki kurva torsi yang sangat kuat pada putaran rendah dan menengah, sekaligus mampu berputar pada putaran sangat tinggi.

Hasilnya adalah motor yang membuat pengendaranya lebih mudah dalam meningkatkan rasa percaya diri pengendara, baik amatir maupun profesional, bahkan di lintasan yang paling teknis sekalipun, sebab motor ini lincah dan mudah dikendalikan, memungkinkan perubahan arah yang cepat serta memberikan kontrol penuh.

Dengan mengadopsi racing kit Ducati Performance*, Desmo450 EDS dilengkapi dengan sistem kontrol traksi yang sesungguhnya, yang pertama kali diperkenalkan pada 450 MX dan dikalibrasi khusus untuk penggunaan enduro, memberikan manfaat dalam hal keselamatan pengendara dan penghematan energi.

Mengurangi beban psikofisik, terutama di medan yang sulit, sangat penting untuk membantu pengendara tetap fokus dan responsif selama sesi berkendara yang lebih panjang dan menuntut.
Tidak seperti sistem yang saat ini tersedia pada motor off-road khusus, Ducati Traction Control (DTC) mengkalibrasi pengurangan tenaga berdasarkan putaran roda belakang yang sebenarnya, sehingga memastikan intervensi yang efektif, cepat, dan linear.

Sistem ini mampu mengenali momen ketika tidak seharusnya aktif, seperti saat melompat, dan secara otomatis akan menonaktifkan dirinya sendiri.

Published

on

Auto Review22 hours ago

Keberhasilan Farrel Dan Amato Di Kejurnas ITCR 1200 Melengkapi Pencapaian TGRI Sepanjang Musim 2026

Auto Review2 days ago

Jelang Akhir Tahun Ford Hadirkan Penawaran Melalui “The Best Deals of the Year Are Here”

Auto Review3 days ago

Isuzu Festival 2026 Hadir Menyapa Isuzu Partner di Indonesia Untuk Tumbuh Bersama Pelanggan, Kini Hingga Nanti,”

Auto Review3 days ago

Kevin Hansen Pembalap Rallycross Terbaik Dunia Akan Tampil Di FIA Rallycross World Cup Indonesia 2026

Auto Review4 days ago

Yamaha Perkenalkan Fazzio Hybrid Terbaru Yang Stylis Dan Bertenaga Diajang Fazio Youth Festival 2026

Auto Review4 days ago

Sukses Di Surakarta Yamaha Fazzio Youth Festival 2026 Kembali Pecah Di Bandung Dan Bali

Auto Review5 days ago

Perkuat Layanan Purna Jual Dan Siapkan Kontingen WorldSkills 2026 MG Resmikan Workshop Center Pertama Di Bekasi

Auto Review6 days ago

LUXEED Akan Lakukan Uji Kendaraan Dengan Libatkan Jurnalis Otomotif Terkemuka Dan Figur KOL Dari Berbagai Negara

Auto Review7 days ago

MGS6 EV Meluncur, Bisa Langsung Pesan Dengan Harga Indikatif Mulai Lima Ratus Jutaan

Auto Review1 week ago

TGRI Raih Podium Pertama Di Tiga Kategori Pada Kejurnas Slalom 2026 Seri ke-4

Auto Review1 week ago

e-Motor Tyranno Taklukkan Rute Ekstrem Sejauh 125 kilometer Saat Touring Kompressor PENA 2026

Auto Review1 week ago

Empat Motor Aprilia Sapu Bersih Posisi Besar Pertama MotoGP Pertamina Mandalika International Circuit

Auto Review1 week ago

Showroom BMW Motorrad Siapkan Rental Bagi Wisatawan Yang ingin Jelajahi Bali dengan Motor Premium

Aksesoris2 weeks ago

SMK Muhammadiyah 3 Yogyakarta Terima satu unit truk Hino 300 Series Dari Program CSR PT HMSI

Auto Review2 weeks ago

PT MMKSI Hadirkan Authorized Bodi & Cat Ke-30 Dengan Konsep Moderen Di Pontianak

Auto Review2 weeks ago

Hyper Graphene Coating Spray Hadir Perdana Bersama Garasi Drift di IMX 2026

Auto Review2 weeks ago

Sukses Di Pekan Raya Jakarta Polytron Kembali Optimis Di Pekan Raya Surabaya

Auto Review2 weeks ago

GIIAS Semarang 2026 Sukses Dan Ditutup Dengan Antusiasme Positif

Auto Review2 weeks ago

Guna Melayani Warga Jember Dan Sekitarnya Daihatsu Resmikan Dealer Kharisma Sentosa

Auto Review2 weeks ago

Menempuh 125 Km Bukan Tujuan Tapi Keakraban Dan Kebersamaan Tercipta Dalam Touring Kompresor PENA 2026

Auto Review2 weeks ago

Brad Pitt Menjadi Brand Ambassador Peluncuran Mercedes-AMG GT 4-Door Coupé Terbaru

Auto Review2 weeks ago

ESC Bawa Muhammad Ke Grand Prix of Indonesia 2025 Hingga Cita Cita Buat Bengkel

Auto Review2 weeks ago

Kazuto Azuma Dan Guntur Harling Per Oktober 2026 Jabat Direktur Sales & Marketing Division PT MMKSI

Keunggulan Daihatsu Terios Varian R dengan Transmisi Manual
Uncategorized2 weeks ago

Keunggulan Daihatsu Terios Varian R dengan Transmisi Manual

Berita2 weeks ago

TGRI Pertahankan Gelar Juara Nasional Rally & Sprint Rally 2025–2026 bersama GR Yaris Rally2