Auto Review
“Mengapa Mitsubishi Destinator Menjadi Primadona Baru Di Kalangan Wanita,” Ini Alasan Rifat

Rifat Sungkar merupakan salah satu narasumber yang tampil dalam acara diskusi Touring Forwot yang dilaksanakan di RDM Vila jalan raya Bukit Pelangi No.99 Sentul, Bogor pada Jumat dan Sabtu (23-24/1).
Kehadirannya dalam acara diskusi ini adalah untuk mewakili PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI), sebab selain pembalap tim Mitsubishi Rifat juga merupakan Brand Ambassadornya.
Dalam diskusi tersebut Rifat memberikan pandangannya mengenai mengapa Mitsubishi Destinator kini menjadi primadona baru, khususnya di kalangan wanita.
Rifat mengawali diskusi dengan bercerita tentang dahulu dimana dirinya lebih sering melihat mobil sedan ramai hilir mudik di jalan namun sekarang sudah banyak berubah mulai dari mobil hatchback menjadi kendaraan yang tinggi-tinggi, itu dikarenakan adanya adaptasi dari berbagai keadaan environment mereka masing-masing.
“Kebetulan Indonesia merupakan negara dengan curah hujan tinggi, jadi kebanyakan pengendara memilih cari aman. Sejujurnya hal itu merupakan salah satu akar permasalahan besar yang harus dicarikan solusinya.” ujar Rifat.
Rifat menambahkan, “Biasanya mobil yang tinggi itu setirnya berat dan lambat, jadi bagi kaum hawa ini merupakan problem yang besar. Coba perhatiin mobil dulu modelnya kebanyakan pendek tapi panjang, beda dengan mobil jaman sekarang walaupun sama sama mobil.
Rifat mengibaratkan antara rumah dengan apartemen. Kenapa gitu? Dulu rumah itu tangganya besar tapi rumahnya kecil atau flat, sedangkan apartemen bentuknya ramping tapi tinggi. Jadi mobil dulu kalau diperhatiin mobilnya pendek-pendek tapi panjang, karena posisi duduk di bawah kaki otomatis harus jauh ke depan. Otomatis posisi duduk itu lebih tinggi tetapi semuanya jadi dekat.
Prinsipnya kayak mobil sedan tapi ditaruh di atas sasis dan panjang, jadi mereka punya kesulitan pandangan yang jauh, posisinya jauh, kakinya masuk ke dalam jauh. Jadi mereka merasa kendaraan ini kegedean.
Jadi compact itu posisinya semuanya compact, namun ada hal yang menarik di destinator tapi tidak ini gak ada di expander, yakni kalau duduk di destinator walaupun mobilnya compact tapi pandangan kap mesinnya kelihatan.
Menurut Rifat kaum perempuan punya patokan dalam memilih kendaraan, sekarang kaum hawa ini bisa memilih kendaraan yang gendernya ke arah SUV. Katanya lebih ringan dan easy going.
“Secara sizing dia gak besar, gak panjang. dikarenakan efisiensi dari desain itu yang menjadi kuncinya.” jelas Rifat.
Menjawab tentang spesifikasi dan lifestylenya destinator sebenarnya spesifikasinya easy going, sementara untuk lifestyle, the thing is cewek sama cowok itu kan udah ada kesetaraan gender, Emansipasi wanitanya itu tuh ada prinsipnya disini.
Kaum hawa juga ingin menunjukan bahwa wanita nyetir SUV gak kenapa-kenapa. karena mereka akan menjadi perempuan yang cool kalau bisa nyetir mobil model ginian. Sebab sekarang banyak juga cewek-cewek nyetir sports car yang tadinya jadi penumpang sekarang jadi owner.
Sebenarnya yang paling menarik dari mobil-mobil compact itu adalah akomodasinya gampang, masukin barang gampang, keluar masuk juga gampang. Naiknya masih harus pake footstep, posisi dukunya juga masih begitu.
“Kalau destinator merupakan panggung besar, misalkan mobil-mobil compact dia cocok sebagai teman keluarga, teman kerja atau teman belanja. Kalau saya lebih kayak keluarga, karena mobil ini gak repotin sama sekali.” jelas Rifat
“Kendaraan keluarga dengan cc kecil problemnya adalah ketika ngajak keluarga rame-rame. Dia butuh effort yang agak gede untuk berlari, sementara Destinator menggunakan mesin terbaik 1.500 cc turbo yang efisien.” tambah Rifat.






























