Auto Review
Marco Bezzecchi Naik Podium, Jorge Martín Tetap Di Puncak Klasemen Di Aragón,

Autoplus.id, Aragon — Aprilia Racing menutup akhir pekan di MotorLand Aragón, kompleks olahraga dan sirkuit balap modern yang terletak di Alcaniz, Provinsi Teruel, Spanyol dengan hasil yang memperkuat posisi dua pembalapnya. Marco Bezzecchi kembali naik podium setelah finis di posisi ketiga, sedangkan Jorge Martín mengamankan finis kelima dan tetap memimpin klasemen kejuaraan dengan 256 poin.
Bagi Bezzecchi yang berada di posisi ketiga pada balapan utama melengkapi akhir pekan positif bersama Aprilia Racing, diman pembalap asal Italia itu sebelumnya telah naik podium pada sprint race. Bezzecchi juga mengawali balapan utama dari pole position dan sejak fase awal terlibat dalam persaingan untuk memperebutkan kemenangan sebelum akhirnya menyelesaikan lomba di posisi ketiga.
Rangkaian hasil tersebut menjadi catatan penting bagi Bezzecchi karena Aprilia Racing datang ke Aragón tanpa ekspektasi terlalu tinggi. Bezzecchi mengingat kembali situasi pada tahun sebelumnya ketika ia harus memulai dari posisi belakang. Saat itu, ia memang mampu menjalani dua balapan dengan cukup baik, tetapi menurutnya menjadi kompetitif dalam arti sebenarnya merupakan tantangan berbeda.
Perubahan justru terlihat sepanjang akhir pekan kali ini. Bezzecchi menjadi pembalap tercepat pada Jumat, kemudian mengamankan pole position pada Sabtu. Kecepatan tersebut memberinya kesempatan untuk berada di barisan depan dan bersaing memperebutkan kemenangan pada balapan utama.
Meski tidak berhasil mengubah pole position menjadi kemenangan, Bezzecchi tetap melihat hasil tersebut secara positif. Ia mengakui masih terdapat sesuatu yang kurang ketika menjalani race, tetapi kemampuan untuk berada dalam persaingan kemenangan sebelumnya tidak masuk dalam ekspektasinya ketika datang ke Aragón.

“Memang masih ada sesuatu yang kurang saat race, tetapi jujur saya sendiri sebelumnya tidak menyangka bisa ikut bersaing untuk kemenangan, jadi saya cukup puas,” ujar Bezzecchi.
Bezzecchi juga memberikan apresiasi kepada seluruh tim yang menurutnya telah bekerja dengan luar biasa sepanjang akhir pekan. Jika Bezzecchi membawa pulang dua podium, Jorge Martín memberikan kontribusi melalui konsistensi di barisan depan.
Pembalap asal Spanyol itu mampu bertahan di posisi lima besar hingga menyentuh finis di urutan kelima. Hasil tersebut sekaligus membuatnya tetap berada di puncak klasemen kejuaraan dengan 256 poin.
Bagi Martín, hasil di Aragón bukan semata-mata tentang posisi finis. Ia menilai akhir pekan tersebut memberikan perkembangan dari sisi performa sekaligus membantu membangun kepercayaan dirinya di sirkuit yang disebut sangat menantang baginya.
Martín mengatakan sensasi yang dirasakan saat balapan utama cukup mirip dengan sprint race. Namun, ia merasa tim tetap berhasil membuat kemajuan. Salah satu indikator yang ia soroti adalah catatan fast lap yang justru diperolehnya pada akhir race.
“Saya memang merasa lebih baik saat balapan, bahkan fast lap saya justru tercatat di akhir race,” kata Martín.
Menurut Martín, proses yang berlangsung sepanjang akhir pekan juga membantu tim memahami hal-hal yang dapat membuatnya tampil lebih baik di lintasan. Perkembangan tersebut terjadi dari satu sesi ke sesi berikutnya, sekaligus memberi tim dan pembalap pemahaman yang lebih baik mengenai apa yang dibutuhkan untuk menghadapi trek Aragón.
Dari perspektif tim, hasil dua pembalap tersebut menjadi semakin berarti karena Aragón disebut bukan sirkuit yang secara karakter paling menguntungkan bagi Aprilia Racing. Massimo Rivola menilai hasil yang diperoleh merupakan capaian baik bagi tim.
Rivola mengakui Martín sempat kesulitan menemukan feeling yang tepat sepanjang akhir pekan. Namun, pembalap Spanyol tersebut tetap mampu memaksimalkan hasil yang tersedia dan menyelesaikan balapan di posisi kelima.
Di sisi lain, performa Bezzecchi menjadi sorotan setelah meraih dua podium sekaligus mengamankan pole position. Pole position Bezzecchi bahkan dinilai Rivola sebagai performa luar biasa yang akan dikenang dalam waktu lama.
Penilaian tersebut menjadi semakin penting karena Bezzecchi disebut sedang menghadapi kendala secara fisik ketika menjalani akhir pekan di Aragón. Hasil di Aragón juga memperlihatkan bagaimana Aprilia Racing harus terus berkembang meski menghadapi trek yang tidak selalu dianggap ideal.

Rivola menyebut beberapa sirkuit berikutnya di atas kertas juga bukan yang paling menguntungkan bagi tim, namun, Aprilia kini mengarahkan perhatian ke Misano dan berharap kembali mendapatkan dukungan dari para penggemar Italia.
Performa di arena balap tersebut memiliki kaitan langsung dengan posisi Aprilia sebagai salah satu brand motorbike premium yang dibawa PT Piaggio Indonesia ke pasar Indonesia, dan merupakan agen tunggal Piaggio, Vespa, Aprilia, dan Moto Guzzi di Indonesia dan telah hadir sejak 2011.
Dalam portofolionya, Aprilia ditempatkan untuk konsumen yang mencari performa tinggi dan pengalaman berkendara yang memiliki keterkaitan kuat dengan dunia balap. Dalam keterangan perusahaan, Aprilia disebut telah meraih 54 gelar dunia, dengan 38 di antaranya di MotoGP dan tujuh di Superbike.
Pengalaman tersebut menjadi bagian dari identitas Aprilia dalam pengembangan teknologi dan inovasi, sekaligus menjadi latar belakang bagi keberadaan sejumlah produk Aprilia di Indonesia.
Di pasar Indonesia, keluarga Aprilia 660 terdiri atas Aprilia Tuono 660, Aprilia RS 660, dan Aprilia Tuareg 660. Kehadiran Tuareg 660 melengkapi keluarga tersebut di segmen motorbike adventure. Sementara itu, Aprilia juga menawarkan SR-GT 200 di segmen skuter premium sporty melalui varian SR-GT Replica dan SR-GT Sport 200.
Ekosistem Aprilia di Indonesia juga ditopang jaringan resmi PT Piaggio Indonesia. Perusahaan menyebut memiliki 66 outlet resmi di seluruh Indonesia, dengan 20 outlet di antaranya merupakan Motoplex yang melayani empat brand, yakni Piaggio, Vespa, Aprilia, dan Moto Guzzi.
Dengan dua podium Bezzecchi dalam satu akhir pekan dan Martín yang tetap berada di puncak klasemen dengan 256 poin, Aragón memberikan hasil penting bagi Aprilia Racing.
Bezzecchi menunjukkan kemampuan untuk kembali berada dalam persaingan kemenangan, sementara Martín mempertahankan konsistensinya di lima besar.
Kini, tantangan berikutnya adalah membawa perkembangan tersebut ke seri-seri selanjutnya, termasuk Misano yang sudah menjadi tujuan berikutnya bagi Aprilia Racing.
Journalist: Djoni Satria





























