Auto Review
Mercedes-Benz Trucks and Buses Indonesia Bersama LEMIGAS Menguji Biodiesel B50

Autoplus.id, Jakarta — Selain kebutuhan produktivitas dan efisiensi operasional, kendaraan niaga juga menghadapi agenda transisi energi. Pada Juli 2026, Mercedes-Benz Trucks and Buses Indonesia bersama LEMIGAS (Balai Besar Pengujian Minyak dan Gas Bumi) telah menyelesaikan uji coba biodiesel B50. Uji coba tersebut menunjukkan kesiapan portofolio Mercedes-Benz Trucks dalam mendukung peta jalan biodiesel nasional.
“Komitmen kami mencakup dukungan terhadap transisi energi Indonesia. Portofolio kami telah dipersiapkan untuk mendukung peta jalan biodiesel B50 pemerintah sehingga pelanggan dapat terus beroperasi dengan percaya diri sekaligus mendukung tujuan keberlanjutan nasional,” kata Antonio Randazzo, Presiden Direktur DCVI.
Meski DCVI tidak merinci hasil teknis uji coba tersebut, termasuk angka konsumsi bahan bakar, performa, emisi, biaya perawatan, maupun perbandingan efisiensi sebelum dan sesudah penggunaan B50. DCVI menyatakan mengenai kesiapan portofolionya terhadap B50 berdasarkan uji coba yang dilakukan bersama LEMIGAS.
Babak baru Mercedes-Benz Trucks di Indonesia juga berlangsung di sisi manufaktur. Sejak 2026, proses perakitan kendaraan niaga Mercedes-Benz, termasuk sasis bus dan truk Axor, dilakukan secara lokal oleh PT Daimler Commercial Vehicles Manufacturing Indonesia (DCVMI).
Pabrik DCVMI di Cikarang memiliki kapasitas produksi hingga 5.000 unit truk dan bus Mercedes-Benz per tahun. Pabrik tersebut berdiri di atas lahan seluas 15 hektare dan didesain dengan standar manufaktur global Daimler Truck, mengedepankan efisiensi, keberlanjutan, dan teknologi ramah lingkungan.
DCVI dan DCVMI berkomitmen menghadirkan solusi transportasi yang aman, andal, dan inovatif, serta terus mendorong kontribusi terhadap pengembangan industri otomotif nasional melalui penerapan teknologi hijau dan peningkatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN).
Perubahan pada manufaktur tersebut berjalan bersamaan dengan arah yang ingin dibangun Antonio dalam kepemimpinannya di Indonesia. Antonio menegaskan tiga fokus utama DCVI ke depan, yaitu memperkuat orientasi kepada pelanggan, memperkuat ekosistem Mercedes-Benz Trucks bersama dealer dan mitra bisnis, serta membangun masa depan industri melalui inovasi, digitalisasi, dan keberlanjutan.
Bagi Antonio, keberhasilan perusahaan memiliki keterkaitan erat dengan keberhasilan pelanggan, dealer, mitra bisnis, dan seluruh ekosistem yang mendukung industri kendaraan niaga.
“Setiap keputusan yang kami ambil harus dimulai dari satu pertanyaan: bagaimana keputusan tersebut menciptakan nilai bagi pelanggan. Ketika pelanggan kami berhasil, mitra kami berhasil. Dan ketika mereka berhasil, kami tumbuh bersama,” jelas Antonio.
Karena itu, Mining Indonesia 2026 bagi DCVI bukan hanya momentum untuk merayakan 130 tahun Mercedes-Benz Trucks, tetapi juga kesempatan untuk mempertegas dukungan terhadap pertumbuhan industri pertambangan, logistik, dan transportasi Indonesia melalui produk yang andal, solusi yang terintegrasi, serta kemitraan jangka panjang.
“Kami tentu ingin merayakan 130 tahun Mercedes-Benz Trucks bersama pelanggan dan mitra kami. Namun yang lebih penting, kami ingin membangun babak berikutnya industri transportasi Indonesia bersama-sama. Karena masa depan terbaik selalu dibangun melalui kemitraan yang kuat dan kepercayaan yang berkelanjutan,” pungkas Antonio.
Bagong akhirnya bukan sekadar cerita tentang masa lalu. Kehadirannya bersama B50, telematics, truk heavy-duty generasi terkini, layanan purnajual, dan produksi lokal memperlihatkan bagaimana DCVI menghubungkan perjalanan panjang Mercedes-Benz Trucks dengan arah yang ingin dibangun di Indonesia.
Setelah 130 tahun, cerita Mercedes-Benz Trucks kini bergerak dari warisan menuju babak berikutnya: kendaraan, layanan, digitalisasi, transisi energi, dan manufaktur lokal ditempatkan dalam satu ekosistem bersama pelanggan dan mitra bisnis di Indonesia.
Indonesia merupakan salah satu pasar kendaraan niaga penting di Asia Tenggara. Di saat yang sama, industri pertambangan juga tetap memiliki peran penting dalam perkembangan ekonomi Indonesia dan pertumbuhan sektor kendaraan niaga.
“Setelah menjalankan berbagai peran kepemimpinan di Jerman, Tiongkok, Jepang, Singapura, Korea Selatan, dan kini Indonesia, saya mempelajari satu hal penting: perusahaan yang hebat dibangun di atas kepercayaan, melalui kemitraan yang kuat dan dengan membantu pelanggan mencapai keberhasilan dalam bisnis mereka,” ujar Antonio kepada awak media di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Rabu (9/9/2026).
Perspektif tersebut kemudian diwujudkan DCVI melalui kehadiran warisan truk Mercedes-Benz bersama kendaraan generasi terkini, teknologi, dan berbagai kemitraan yang ditampilkan dalam Mining Indonesia 2026.
Di antara seluruh kendaraan yang ditampilkan, Bagong memiliki posisi yang berbeda. Truk tersebut tidak hanya diperlakukan sebagai kendaraan bersejarah, tetapi juga ditempatkan sebagai representasi nilai yang menurut DCVI tetap menjadi fondasi Mercedes-Benz Trucks hingga kini: ketangguhan, kualitas rekayasa, dan kepercayaan pelanggan.
“Bagi kami, Bagong lebih dari sekadar truk warisan. Bagong merupakan simbol ketangguhan, keunggulan teknik, dan kepercayaan yang telah diberikan pelanggan kepada Truk Mercedes-Benz selama puluhan tahun. Kepercayaan inilah yang terus menjadi fondasi hubungan kami dengan pelanggan hingga hari ini,” ujar Antonio.
Dari truk yang merepresentasikan masa lalu tersebut, perhatian kemudian diarahkan kepada kendaraan yang disiapkan untuk kebutuhan industri saat ini. Untuk kebutuhan pengangkutan material dalam volume besar, DCVI menampilkan Mercedes-Benz Actros 4058 S Side Dump Trailer berkapasitas 90 meter kubik yang dikembangkan bersama karoseri Porter Rekayasa Unggul.
Actros 4058 S mengandalkan mesin Euro 5 dengan tenaga hingga 578 hp dan torsi 2.800 Nm. Kendaraan tersebut menggunakan sistem transmisi PowerShift Automated Manual Transmission (AMT) yang membantu menghasilkan perpindahan gigi yang lebih efisien dan nyaman bagi pengemudi.
Untuk sektor pertambangan, DCVI menghadirkan Mercedes-Benz Arocs 4845 K Dump Truck dengan body 40 meter kubik hasil kerja sama dengan karoseri Hydraxle Perkasa. Kendaraan ini dikembangkan untuk beroperasi pada kondisi kerja berat dan medan yang menantang.
Arocs 4845 K memiliki konfigurasi 8×4, kemampuan tanjak hingga 50 persen, teknologi PowerShift AMT, serta berbagai fitur perlindungan yang dirancang khusus untuk lingkungan tambang. Sementara itu, Mercedes-Benz Axor 2528 CH Fuel Tank ditampilkan bersama pelanggan SHA Solo. Kendaraan tersebut memperlihatkan fleksibilitas portofolio Axor untuk berbagai kebutuhan operasional pelanggan di Indonesia, termasuk distribusi bahan bakar dan pertambangan.
Axor 2528 CH menggunakan mesin enam silinder dengan tenaga hingga 285 hp dan torsi 1.100 Nm. Namun, bagi DCVI, penyediaan kendaraan bukan satu-satunya bagian dari solusi yang ditawarkan kepada pelanggan.
“Melalui berbagai solusi yang kami hadirkan di Mining Indonesia 2026, kami ingin menunjukkan bahwa Mercedes-Benz Trucks tidak hanya menawarkan kendaraan yang andal, tetapi juga solusi yang membantu pelanggan meningkatkan produktivitas, menjaga efisiensi operasional, dan mendukung keberhasilan bisnis mereka dalam jangka panjang,” ujar Antonio.
Perhatian DCVI kemudian bergerak dari kendaraan menuju dukungan setelah kendaraan digunakan pelanggan. DCVI menghadirkan solusi telematics Mercedes-Benz Trucks yang membantu pelanggan memperoleh visibilitas terhadap operasional armada, efisiensi konsumsi bahan bakar, perilaku pengemudi, hingga perencanaan perawatan kendaraan.
DCVI juga memperkuat dukungan pelanggan melalui berbagai program purnajual seperti Free Service Package, Exclusive Maintenance Bundle, Warranty Extension, Free Health Check, Mobile Workshop Service, hingga On Site Parts Stock (OSPS). Selain itu, melalui Star Partnership Program, pelanggan dapat memperoleh berbagai penawaran khusus untuk suku cadang tertentu yang membantu mengoptimalkan biaya kepemilikan kendaraan.
Bagi Antonio, hubungan dengan pelanggan tidak berakhir ketika transaksi kendaraan selesai.
“Kami percaya bahwa tanggung jawab kami tidak berhenti ketika sebuah truk terjual. Tanggung jawab itu berlanjut setiap hari melalui produk yang andal, layanan purnajual yang kuat, ketersediaan suku cadang, dan upaya kami untuk membantu pelanggan menjaga uptime kendaraan mereka,” kata Antonio.
Dengan pendekatan tersebut, kendaraan ditempatkan sebagai bagian dari siklus layanan yang lebih panjang. Produk, telematics, perawatan, suku cadang, dan dukungan operasional menjadi bagian dari hubungan yang ingin dibangun DCVI bersama pelanggan.
Selain kebutuhan produktivitas dan efisiensi operasional, kendaraan niaga juga menghadapi agenda transisi energi. Pada Juli 2026, Mercedes-Benz Trucks and Buses Indonesia bersama LEMIGAS (Balai Besar Pengujian Minyak dan Gas Bumi) telah menyelesaikan uji coba biodiesel B50. Uji coba tersebut menunjukkan kesiapan portofolio Mercedes-Benz Trucks dalam mendukung peta jalan biodiesel nasional.
“Komitmen kami mencakup dukungan terhadap transisi energi Indonesia. Portofolio kami telah dipersiapkan untuk mendukung peta jalan biodiesel B50 pemerintah sehingga pelanggan dapat terus beroperasi dengan percaya diri sekaligus mendukung tujuan keberlanjutan nasional,” ujar Antonio.

Meski DCVI tidak merinci hasil teknis uji coba tersebut, termasuk angka konsumsi bahan bakar, performa, emisi, biaya perawatan, maupun perbandingan efisiensi sebelum dan sesudah penggunaan B50. DCVI menyatakan mengenai kesiapan portofolionya terhadap B50 berdasarkan uji coba yang dilakukan bersama LEMIGAS.
Babak baru Mercedes-Benz Trucks di Indonesia juga berlangsung di sisi manufaktur. Sejak 2026, proses perakitan kendaraan niaga Mercedes-Benz, termasuk sasis bus dan truk Axor, dilakukan secara lokal oleh PT Daimler Commercial Vehicles Manufacturing Indonesia (DCVMI).
Pabrik DCVMI di Cikarang memiliki kapasitas produksi hingga 5.000 unit truk dan bus Mercedes-Benz per tahun. Pabrik tersebut berdiri di atas lahan seluas 15 hektare dan didesain dengan standar manufaktur global Daimler Truck, mengedepankan efisiensi, keberlanjutan, dan teknologi ramah lingkungan.
DCVI dan DCVMI berkomitmen menghadirkan solusi transportasi yang aman, andal, dan inovatif, serta terus mendorong kontribusi terhadap pengembangan industri otomotif nasional melalui penerapan teknologi hijau dan peningkatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN).
Perubahan pada manufaktur tersebut berjalan bersamaan dengan arah yang ingin dibangun Antonio dalam kepemimpinannya di Indonesia. Antonio menegaskan tiga fokus utama DCVI ke depan, yaitu memperkuat orientasi kepada pelanggan, memperkuat ekosistem Mercedes-Benz Trucks bersama dealer dan mitra bisnis, serta membangun masa depan industri melalui inovasi, digitalisasi, dan keberlanjutan.
Bagi Antonio, keberhasilan perusahaan memiliki keterkaitan erat dengan keberhasilan pelanggan, dealer, mitra bisnis, dan seluruh ekosistem yang mendukung industri kendaraan niaga.
“Setiap keputusan yang kami ambil harus dimulai dari satu pertanyaan: bagaimana keputusan tersebut menciptakan nilai bagi pelanggan. Ketika pelanggan kami berhasil, mitra kami berhasil. Dan ketika mereka berhasil, kami tumbuh bersama,” ujar Antonio.
Karena itu, Mining Indonesia 2026 bagi DCVI bukan hanya momentum untuk merayakan 130 tahun Mercedes-Benz Trucks, tetapi juga kesempatan untuk mempertegas dukungan terhadap pertumbuhan industri pertambangan, logistik, dan transportasi Indonesia melalui produk yang andal, solusi yang terintegrasi, serta kemitraan jangka panjang.
“Kami tentu ingin merayakan 130 tahun Mercedes-Benz Trucks bersama pelanggan dan mitra kami. Namun yang lebih penting, kami ingin membangun babak berikutnya industri transportasi Indonesia bersama-sama. Karena masa depan terbaik selalu dibangun melalui kemitraan yang kuat dan kepercayaan yang berkelanjutan,” pungkas Antonio.
Bagong akhirnya bukan sekadar cerita tentang masa lalu. Kehadirannya bersama B50, telematics, truk heavy-duty generasi terkini, layanan purnajual, dan produksi lokal memperlihatkan bagaimana DCVI menghubungkan perjalanan panjang Mercedes-Benz Trucks dengan arah yang ingin dibangun di Indonesia.
Setelah 130 tahun, cerita Mercedes-Benz Trucks kini bergerak dari warisan menuju babak berikutnya: kendaraan, layanan, digitalisasi, transisi energi, dan manufaktur lokal ditempatkan dalam satu ekosistem bersama pelanggan dan mitra bisnis di Indonesia.





























